MUSDA DPD ASPEKPIN DIY

MUSYAWARAH DAERAH DPD ASPEKPIN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA  2012

Bantul,15 Januari 2012

Musyawarah Daerah DPD ASPEKPIN DIY yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Januari 2012 bertempat di Rumah Makan Pak Pong.

Dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah DPD ASPEKPIN DIY yang dihadiri dari oleh perwakilan para peternak dari kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten, Kabupaten Sleman dan kota Jopgja sedangkan perwakilan dari kabupaten Gunung Kidul tidak bisa hadir. Musyawarah Daerah ASPEKPIN DIY juga dihadiri oleh ketua Umum DPP ASPEKPIN Bapak. H. Bondan Danu Kusuma, SE.

Acara musyawarah Daerah DPD ASPEKPIN DIY dipimpin oleh bapak Nugroho sebagai pemegang mandat dari DPP untuk menjalankan program pembentukan DPD ASPEKPIN DIY. Kemudian dalam pertemuan Musyawarah Daerah DPD ASPEKPIN DIY tersebut banyak saran serta masukan dari pengurus DPP  dan terbentuklah susunan pengurus DPD ASPEKPIN DIY sebagai berikut :

SUSUNAN PENGURUS DEWAN PIMPINAN DAERAH

 ASOSIASI PETERNAK KAMBING PERAH INDONESIA

PEREODE 2012 – 2016

Pelindung             : Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dewan Pembina : Kepala Dinas Pertanian Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dewan Pakar         : 1. Widodo ( UGM )

2. Prof. Ali Agus.

3. drh. Sarmin

Ketua                       : Nugroho.

Sekertaris               : M Yunan Arsan.

Bendahara              : Rinto

Bid. Humas, Media & Publikasi : Harjono

Bid. Keorganisasian : Jumadi

Bid. Litbang            : Agus.

Bid.Standarisasi Mutu Bibit

& Hasil Olahan       : Suprianto Raharjo.

Bid. Pakan Olahan : Kecuk

Program Kerja Aspekpin DPD DIY.

  1. Membuat percontohan Kambing Perah Unggul yang dapat menghasilkan susu dalam sekali perah lebih dari 2 liter/ hr.
  2. Perlunya interfensi dari pihak pemerintah :

a. Dalam mengupayakan beberapa jenis indukan atau bibit kambing perah unggul.

b. mengupayakan hasil produksi susu dan olahannya dalam pemasaran.

  1. Perlunya standarisasi pakan bagi kambing perah unggul agar menghasilkan susu yang banyak serta berkualitas.
  2. Membuat pakan olahan yang berkualitas untuk kambing perah.
  3. Standarisasi tata cara pemerahan yang benar agar dapat menghasilkan susu yang berkualitas.
  4. Adanya pengolahan susu kambing di DIY.
  5. Membentuk koprasi untuk menampung hasil susu perah atau hasil olahan susu.
  6. Perlunya pendataan potensi kambing perah dan hasil olahan susu.
  7. Adanya lembaga kridit lunak, bagi para peternak kambing perah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s